Traveler Ngirit Nginep di Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel?

jambuluwuk

Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel sudah selesai di booking, voucher juga sudah dikirim ke email. Saatnya berangkat untuk berlibur “tanpa rencana” ke Yogyakarta.

Perjalanan dari Semarang ke Yogyakarta kali ini saya naik bus. Sebenarnya karena memang sudah terbiasa bepergian naik bus. Sebelumnya sempat ada rencana sih naik kereta, tapi sayang jadwalnya terlalu pagi untuk si tukang kesiangan. Wkwk

 

Mau Nginep di Hotel Mewah Tapi Jalan Kaki

 

Jambuluwuk Malioboro Boutique hotel

Karena check in yang baru bisa dilakukan jam 14.00, sementara jam 11 saya sudah sampai di Jogja. Keputusan termanis adalah bernostalgia di sepanjang Jalan Malioboro – Titik 0 Km.

Perjalanan yang benar-benar jalan kaki saya lanjutkan ke Jembatan Sayidan dan Babadan Puro Pakualaman. Lokasi terdekat dengan hotel Jambuluwuk Malioboro.

Maps saya bilang kalau Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel itu tidak jauh dari Pakualaman. Hanya perlu menyusuri Jl. Masjid kemudian keluar ke lagi ke Jl. Gajahmada. Benar saja, tidak lama saya berjalan sudah terlihat bangunan tinggi yang tidak lain adalah hotel Jambuluwuk.

Wah, tamu lain yang check in diantar mobil, atau paling nggak naik motor. Eh saya jalan kaki dengan wajah merah merona karena kepanasan. Langsung masuk sampai di depan hotel? O tentu tidak, saya mampir dulu untuk mengisi perut di Mie Ayam Bakso Roso Eco yang memang berada tepat di seberang hotel Jambuluwuk.

 

Check in Kilat dan Meluncur ke Lantai 6

 

Lobby Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel

Selesai mengisi perut saya langsung memutuskan untuk check in, mengingat sudah hampir sore. Check in dilayani salah satu petugas yang tampaknya tidak terpaut jauh dengan saya. Usianya maksudnya ya.

Mas petugas ini dengan sigap menanyakan booking kamar atas nama siapa dan meminta kartu identitas untuk di copy. Berselang kurang dari 5 menit, kunci kamar beserta kupon sarapan sudah ada di tangan.

Nah, saya ini berkesempatan untuk menempati kamar no 625 yang berada di lantai 6. Oh iya, kamar ini adalah tipe Superior Room dengan Double Bed.

Untuk menuju lantai 6 sudah tersedia lift ya. Jadi tinggal berdiri diam dan sampai deh. Tapi sejujurnya mencari kamar saya itu pusing lho. Iya, kamarnya berada di sayap kiri dan berhadapan dengan kamar no 627.

 

Fasilitas Kamar? Ya, Bintang 5 Punya Lah

 

Superior Room Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel

Berada di dalam kamar, sudah pasti sumringah ya. Dasar si traveler super hemat seperti saya akan menikmati Superior Room hotel Jambuluwuk itu kan lucky banget istilahnya.

Semua fasilitas lengkap, ada kursi santai, tv layar datar dengan chanel lokal dan internasional, mini bar (kosong), shower, dan kamar mandi beserta isinya.

Nah, pastinya dapat dua botol Aqua, tersedia pemanas air untuk menyeduh 2 sachet kopi atau teh. Pastinya ada juga gula dan cream.

Kalau untuk perlengkapan kamar mandi, semua yang dibutuhkan ada. Mulai dari dental kit, sampo, sabun, hingga cotton bud. Sabunnya sendiri disediakan 2 pilihan, yakni sabun cair dan sabun padat.

 

Menikmati Sarapan di Pinggir Kolam

 

Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel

Sayang saya hanya berkesempatan menginap di Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel satu malam. Jadi tidak banyak yang bisa saya jelajahi. Terlebih sore – malam harinya saya memilih untuk jalan-jalan di sepanjang Jalan Malioboro.

Meskipun begitu saya tidak melewatkan buffett breakfast dari hotel Jambuluwuk. Apalagi sarapannya bisa di pinggir kolam, kan lumayan suara gemericik airnya bisa membangunkan saya dari mimpi. Iya, supaya sadar juga kalau setelah sarapan harus siap-siap dan check out.

Menu sarapan yang tersedia lumayan komplit di mata saya. Ada menu tradisional/lokal – internasional. Yang pasti tetap ada gudeg, nasi goreng tom yam, omelette telur, sampai gorengan.

Kalau untuk minumnya hanya ada pilihan 3 jus (mangga, anggur, jambu), air mineral, kopi,teh, dan susu cokelat atau putih.

Sementara dessertnya tidak kalah beragam. Mulai dari cake (tradisional dan internasional), yogurt, buah-buahan, dan masih banyak lagi.

Nah, menu pilihan saya ya se absurd yang ada di foto. Haha

Buffett Breakfast Jambuluwuk Malioboro Boutique Hotel

Selesai sarapan saya harus mandi dan berkemas. Belum sempat turun saya sudah ditelpon loh sama petugas hotelnya. Sebenarnya itu sih gara-gara saya bolak balik memeriksa barang bawaan. Haha

Sampai di lobby langsung deh buru-buru check out, menyerahkan kembali kuncinya ke petugas, dan keluar jalan kaki menuju ke Jalan Hayam Wuruk. Ngapain? Mencari shelter Trans Jogja.

  • 5
    Shares

1 Comment

Leave a Comment