Road Trip Dieng: Gardu Pandang Setieng Jadi Persinggahan Pertama

Road Trip Dieng: Gardu Pandang Setieng Jadi Persinggahan Pertama

Senin, 16 April 2018, saya memutuskan untuk melakukan road trip ke dataran tinggi Dieng. Tujuan utama saya tentu saja untuk menyaksikan golden sunrise dari Bukit Sikunir, yang di klaim terbaik di Asia Tenggara. Nah, dalam perjalanan menuju ke Bukit Sikunir, saya memutuskan untuk mampir ke beberapa objek wisata lainnya yang ada di Dieng, salah satunya adalah Gardu Pandang Setieng.

 

Gardu Pandang Setieng Berada di Ketinggian 1789 mdpl

gardu pandang setieng

Ya, Gardu Pandang Setieng berada di ketinggian kurang lebih 1789 meter di atas permukaan laut. Bisa dikatakan udara dingin di destinasi wisata ini lumayan terasa, meskipun masih ada sedikit hawa panas karena siang hari itu cuaca memang sedang cukup terik.

Saat sampai di tempat ini, sudah ada sejumlah pengunjung yang sedang beristirahat sambil menikmati keindahan pemandangan dari gardu pandang. Sebagian besar pengunjung hanya memadati lantai bawah gardu pandang, sementara di view point hanya ada segelintir pengunjung saja.

Setelah partner saya memarkirkan motor, saya mengajaknya untuk langsung naik ke view point utama dari Gardu Pandang Setieng, dengan tujuan mengejar waktu.

Menyiapkan kamera, tripod, dan bersiap untuk selfie. Tetapi apa yang saya dapatkan? Tentu saja backlight karena saya yang harus berfoto membelakangi cahaya, tanpa terlebih dahulu menyalakan flash atau mengubah pengaturan kamera.

 

Memandang Tieng Village yang Tampak Mungil Dilindungi Gunung Tinggi Menjulang

gardu pandang setieng

Hal yang tidak lupa saya lakukan setelah mendapatkan foto backlight tentunya mengabadikan penampakan Tieng Village. Dari ketinggian, rumah-rumah warga beserta bangunan lainnya di desa Tieng yang tertata rapi tampak begitu mungil. Sementara gunung yang menjulang tinggi terlihat bagaikan menjadi pelindung yang amat kokoh.

Sekali lagi, sangat disayangkan saya sampai saat siang hari yang artinya harus melawan matahari nan menyilaukan mata sejauh mata memandang. Meskipun matahari sangat terik, sesekali terlihat kabut tipis dengan bangga bergantian menyelimuti kawasan Gardu Pandang Setieng dan sekitarnya.

 

Sudah Termasuk ke Dalam Tiket Masuk Kawasan Dieng

gardu pandang setieng

 

Sebenarnya saya dan partner sempat hampir melewatkan Gardu Pandang Setieng. Padahal saya sendiri sudah melihat jelas penampakan gardu pandang ini sejak memasuki kawasan Dieng. Salah satu alasannya mengapa sampai hampir terlewat adalah karena pintu masuknya yang sedikit kurang strategis. Untung saja saya menoleh ke kanan jalan dan melihat tulisan “Gardu Pandang Setieng”, sehingga motor bisa kembali memutar arah setelah terlewat kurang lebih 5 meter.

Oh iya, tiket masuk ke Gardu Pandang Setieng ini sudah termasuk dalam karcis masuk kawasan wisata Dieng. Jadi, tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk bisa menikmati Dieng dari ketinggian 1789 mdpl melalui gardu pandang ini. Meskipun begitu, masih perlu mengeluarkan biaya untuk membayar parkir. Untuk kendaraan bermotor sendiri parkir dikenakan sekitar 3.000 rupiah.

Sebagai informasi tambahan, karcis masuk kawasan wisata Dieng sebesar Rp 10.000 yang berlaku untuk Gardu Pandang Setieng, memasuki kawasan wisata Dieng, Tuk Bima Lukar, dan Dieng Plateau Theater.

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!