Mengumpulkan Modal Traveling: Jual Tulisan Perjalanan

modal traveling

Halo, selamat datang kembali di blog jalankuseru. Setelah sebelumnya saya membahas tentang saya mengumpulkan modal traveling melalui investasi (baca: Mengumpulkan Modal Traveling: Mulai dengan Investasi), kali ini saya masih akan melanjutkan pembahasan tentang cara mengumpulkan modal traveling.

Ya, seperti yang saya tuliskan sebagai judul, kali ini saya akan membahas tentang cara membiayai traveling dengan menjual tulisan perjalanan. Mungkin beberapa dari kamu sudah tidak asing dengan jual menjual tulisan traveling, tetapi mungkin ada juga yang masih belum begitu tahu. Atau justru sama sekali tidak tahu?

Sebenarnya travel writing bukan hal yang baru lagi ya di jaman sekarang ini. Katakanlah seperti Trinity, Cumi Lebay, hingga om Barry Kusuma sekalipun menuliskan cerita traveling nya ke dalam sebuah blog atau buku. Pertanyaannya, bagaimana agar tulisan perjalanan kamu bisa menghasilkan receh sebagai modal traveling?

Buat Blog dan Monetisasi Tulisanmu Untuk Mengumpulkan Modal Traveling

Cara pertama untuk menghasilkan receh dari tulisan perjalananmu tentunya dengan membuat blog atau website. Isinya bebas, bisa disesuaikan dengan kata hatimu sendiri. Misalnya seperti blog travelogue yang berisi kisah perjalananmu menjelajah nusantara atau luar negeri, mengulas secara detail mengenai destinasi wisata, tips dan trik traveling, serta masih banyak lagi.

Kamu juga bisa belajar lebih jauh tentang cara menyusun blog traveling yang menarik dari buku om Yudasmoro yang berjudul ‘Travel Writer” (baca: Belajar Travel Writing dari Travel Writer Part 1 dan Part 2). Selain itu, banyak juga kok travel writer yang tidak pelit ilmu dan berbagai tips menulis perjalanan melalui blog mereka. Kuncinya kamu hanya perlu rajin membaca untuk menggali ilmunya.

modal traveling

Oke, setelah blog sudah jadi, ada isinya yang bukan cuma 1 artikel, maka langkah selanjutnya adalah monetisasi atau monetize. Beberapa situs yang bisa kamu gunakan untuk monetisasi antara lain:

  • PPC seperti Google AdSense dan Propeller Ads, dari keduanya Propeller Ads lebih mudah dalam segi pendaftaran karena tidak menuntut self hosting, domain LTD, maupun usia blog tertentu sebagaimana yang ditetapkan oleh Google Adsense.

 

  • CPA seperti Accesstrade (baca: Cara Mendaftar Sebagai Publisher di Accesstrade Indonesia) dan situs yang menyediakan layanan affiliate lainnya (agoda, tiket (dot) com, AirBnB, dll), di mana metode monetisasi semacam ini membutuhkan kesabaran ekstra karena kamu hanya akan mendapatkan komisi jika pengunjung blogmu melakukan klik dan pembelian/booking dari situs tersebut.

 

  • UpToPromo, situs yang satu ini memberikan kesempatan pemilik blog untuk memonetisasi blognya sebagai publisher atau bisa juga melalui sistem affiliate. Situs ini menerapkan sistem penyewaan slot iklan yang tarifnya dinilai berdasarkan domain authority (D), page authority (PA), usia blog, page rank, dan jumlah indeks. Tetapi untuk mendaftarkan blog ke UpToPromo harus memenuhi syarat yang tidak mudah bagi pemula, diantaranya harus self hosting, tidak boleh domain gratis (seperti wordpress.com, blogspot.com, dan semacamnya), dan jumlah postingan yang terindeks Google minimal 40 post. Selain itu, menurut saya pribadi pemasangan kodenya sangat rumit, bahkan kode iklan yang saya pasang sering terhapus tanpa sebab (kalau yang sekarang ini terhapus karena saya ganti template).

 

Situs Web Traveling Juga Bisa Jadi Ruang Berkarya Sekaligus Sumber Passive Income

modal traveling

Sumber pendapatan pasif yang bisa kamu kumpulkan sebagai modal traveling juga bukan hanya berasal dari blog. Apalagi bagi kamu yang belum punya blog dan merasa kurang bisa konsisten mengisi blog, bisa mencoba untuk menerbitkan tulisanmu di situs web traveling.

Nah, beberapa situs web di Indonesia yang akan memberikan bayaran untuk setiap tulisan travelingmu diantaranya ada di bawah ini:

 

  • Travelingyuk, situs web khusus traveling ini namanya memang sudah besar dan sering dijadikan sebagai sumber referensi traveler. Kamu bisa lho mendaftar sebagai kontributor dan menerbitkan tulisan travelingmu ke Travelingyuk. Jangan lupa penuhi dulu beberapa syarat yang sudah ditetapkan ya. 

 

  • Traveloka juga bersedia kok memberikan uang saku untuk bekal travelingmu jika artikel yang kamu ajukan diterima dan dipublikasikan di blog mereka. Berapa besar uang yang bisa kamu dapatkan dan bagaimana cara mengirimkan tulisan ke Traveloka? Langsung saja temukan jawabannya di sini: Kirim Tulisan Traveling ke Traveloka.

 

  • Phinemo, situs traveling yang berbasis di Semarang ini juga dengan senang hati memberikan poin dari setiap artikel kamu yang berhasil dipublikasikan. Poin yang terkumpul tersebut nantinya bisa kamu tukarkan dengan reward spesial yang sudah mereka sediakan. Coba sendiri deh bagaimana serunya mengumpulkan poin di Phinemo.

 

  • IDN Times Community juga menyediakan ruang bagi community writer untuk menulis seputar dunia traveling. Setiap artikel kamu tentang traveling berhasil publish di IDN Times Community kamu akan mendapatkan poin yang diakumulasikan berdasarkan jumlah view. Nantinya poin yang terkumpul bisa kamu redeem menjadi uang, yang tentunya bisa kamu gunakan sebagai modal traveling. (baca: 50 Hari Menjadi Bagian dari Community Writer IDN Times)

 

Sebagaimana pepatah mengatakan “banyak jalan menuju Roma”, sebenarnya ada banyak cara pula untuk mengumpulkan modal traveling. Setuju?

 

7 total views, 5 views today

  • 2
    Shares

You may also like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *