Alasan Kenapa Kamu Harus dan Jangan Menginap di Capsule Homestay Surabaya

Alasan Kenapa Kamu Harus dan Jangan Menginap di Capsule Homestay Surabaya

Ada rencana untuk traveling atau sekadar transit di Surabaya? Nah, saat mengetik artikel ini saya sedang berada di dalam kamar G3 Capsule Homestay Surabaya. Bagi kamu yang kebetulan sedang mencari penginapan di Surabaya, terutama kamu yang tipe-tipe hemat atau backpacker, silahkan dibaca ulasan sekaligus alasan dari saya untuk menginap dan jangan menginap di penginapan budget yang satu ini.

 

Kamu Harus Menginap di Capsule Homestay Kalau…

 

Biasanya orang lebih suka membahas yang pahit-pahit terlebih dahulu baru kemudian yang manis-manis. Tapi kali ini saya akan terlebih dahulu membahas yang manis-manis supaya kamu tergoda untuk mengikuti jejak saya menginap di Capsule Homestay. Dan menurut saya kenapa penginapan ini akan cocok sama kamu adalah kalau kamu tipe orang yang mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

 

1. Harganya murah meriah

 

Bagi kamu pemburu penginapan murah, Capsule Homestay ini bisa menjadi pilihan. Ya, karena harga inapnya untuk kamar yang paling murah bahkan tidak sampai 100 ribu.

Saya sendiri menginap di kamar dengan tipe Capsule Express hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar 146 ribuan untuk dua malam. Jadi untuk satu malamnya hanya sekitar 70 ribuan. Sebenarnya ada harga yang lebih murah, yakni sekitar 60 ribuan per malam. Tetapi saya sendiri mengincar BIG Point, jadi saya lebih memilih mengeluarkan budget 146 ribuan demi mendapatkan penginapan sekaligus 150 BIG Point.

 

2. Kamar single, sudah ada AC

 

capsule homestay

Meskipun harganya murah meriah, sebenarnya fasilitasnya sudah lumayan untuk penginapan setara harga yang saya sebutkan di atas. Nah, ini poin penting bagi kamu yang nggak suka menginap di kamar bertipe dorm. Karena Capsule Homestay ini kamarnya yang termurah sekalipun, yakni Capsule Express, berupa kamar single. Jadi kamu benar-benar sendirian tidur nyenyaknya.

 

Tempat tidurnya lumayan nyaman dan dilengkapi bantal dengan warna senada (putih). Selain itu, meskipun murah kamarnya juga sudah dilengkapi dengan AC yang membebaskan kamu dari panasnya Surabaya.

 

Ada juga meja kecil yang bisa kamu manfaatkan untuk berbagai macam keperluan, mungkin  ingin mengetik, menaruh smartphone yang sedang di-charge, atau sekadar tempat makanan.

3. Tidak terlalu jauh dari stasiun

 

Kalau kamu tipe pejalan yang menuju Surabaya menggunakan kereta api, khususnya dengan pemberhentian Stasiun Pasar Turi, maka Capsule Homestay bisa menjadi pilihan menginap. Lokasinya memang tidak terlalu dekat dengan stasiun, tetapi juga tidak terlalu jauh. Hanya sekitar 5 menit ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Saya sendiri menggunakan layanan ojek online dengan biaya 6 ribu rupiah saja.

4. Free air minum dan ada peralatan makan

capsule homestay

Hal yang lumayan menguntungkan saat menginap di Capsule Homestay adalah adanya air minum yang bisa dinikmati gratis. Tapi ya jangan rakus juga ya. Selain nanti tetangga nggak kebagian, perut dijamin bisa kembung. Kenapa? Karena yang saya bahas ini bukan welcome drink, melainkan air mineral kemasan gallon yang tentunya ditempatkan di dispenser dengan empat pilihan suhu air (mulai dari dingin, hangat sampai panas).

 

Nah, di dekat salah satu kamar mandi juga terdapat rak peralatan makan yang berisi beberapa piring, mangkuk, cangkir dan sendok yang bebas digunakan. Tentunya setelah menggunakan wajib mencuci semuanya sendiri dan mengembalikannya ke tempatnya semula.

 

Eh iya, ada air panas sudah pasti harus ada temannya kan? Di penginapan ini juga tersedia yang namanya  teh dan gula di depan rak peralatan makan. Teh dan gula yang tersedia juga bisa langsung kamu seduh tanpa perlu membayar biaya tambahan.

 

 

Jangan menginap di Capsule Homestay kalau kamu….

 

Oke, setelah membahas alasan kenapa kamu sebaiknya menginap di Capsule Homestay saat ke Surabaya, sekarang saatnya membahas kenapa kamu sebaiknya jangan menginap di penginapan yang satu ini. Tentunya lebih baik jangan menginap disini, terutama kalau kamu mementingkan beberapa hal di bawah ini:

1. Kamar tergolong sempit

capsule homestay

Tipe kamar yang termurah memang bukan dorm, tetapi kamarnya  cenderung cukup sempit. Hanya muat berisi satu tempat tidur dengan sedikit celah untuk menaruh tas. Di bagian depan tempat tidur sudah langsung menghadap pintu dan ada sedikit ruang untuk tempat meja kecil yang saya sebutkan di atas.

 

Beruntung kamar yang saya tempati berada di dekat tangga menuju lantai empat, yang artinya dekat pula ke salah satu kamar mandi, air minum, dan peralatan makan. Selain itu, saya juga tidak perlu mengalami keluhan yang namanya berisik oleh tetangga sebelah. Meskipun masih berisik juga sih yang sepertinya bersumber dari luar hotel.

2. Tidak ada TV

 

Garing! Ya, kemungkinan seperti itu juga pendapat kamu saat berada di dalam kamar tipe Capsule Express yang sedang saya tempati saat ini. Memang di dalam kamarnya tidak ada TV. Jadi, kamu yang terbiasa menghibur diri dengan menonton TV dan berharap bisa menginap di penginapan dengan layanan TV, maka penginapan ini tidak cocok untuk kamu.

3. Kamar mandi bersama

capsule homestay

Kamu tipe yang tidak bisa diajak gentian kamar mandi? Kalau begitu jangan menginap di Capsule Homestay, karena di penginapan ini kamar mandinya adalah kamar mandi bersama, bukan kamar mandi pribadi. Bahkan di setiap lantainya (tiga lantai) hanya tersedia 2 kamar mandi. Masing-masing kamar mandi tersebut digunakan oleh penghuni kurang lebih 6-7 kamar di setiap lantainya.

3. Tidak ada selimut dan toiletries

 

Hal yang juga perlu jadi pertimbangan kamu untuk tidak menginap disini adalah karena tidak adanya perlengkapan berupa selimut di dalam kamar. Selain itu, kamu juga perlu membawa sendiri peralatan mandi, seperti sabun dan teman-temannya.

 

Sebenarnya sih saya melihat adanya tumpukan toiletries di dekat resepsionis. Entah jatah saya  yang kelupaan ngasih atau memang tipe kamar termurah disini tidak mendapatkan perlengkapan tersebut.

 

Meskipun begitu, handuk sudah disediakan di dalam kamar, dilipat rapid an diletakkan di atas tempat tidur.

4. Tidak terlalu mudah ditemukan


Ini satu hal yang cukup menggelikan menurut saya. Sudah capek 5 jam duduk manis di dalam kereta, menunggu ojol yang sempat berkali-kali kena cancel, eh giliran sudah diantar ojek online penginapannya cukup rumit untuk ditemukan.

 

Tempatnya bisa dibilang terselip diantara jajaran gedung-gedung tinggi serupa yang ada di sekitarnya. Nama penginapannya juga tertutup dan menurut saya terlalu mungil untuk bisa dengan mudah terbaca, apalagi dari jalan raya.

 

Untung mas ojek online yang mengantar saya ini bertanya ke penjual sekitar. Karena kebetulan dianya juga nggak tahu penginapannya yang mana. Duh

5. Naik-naik tangga, Merdeka!

 

Menginap di Capsule Homestay dan kebetulan dapat kamar di lantai 2  atau 3 artinya kamu harus siap naik turun tangga dengan ceria. Namanya juga penginapan budget, jadi jangan harap disini ada yang namanya lift  untuk memudahkan kamu menuju atau turun dari kamarmu. Satu-satunya  jalan yang bisa kamu tempuh adalah tangga nan tegak dan kokoh untuk melewati setiap lantainya.

 

Wah, kok banyak pahitnya begini ya? Jadi, enaknya menginap di Capsule Homestay atau nggak nih? Tentu saja semua keputusan ada di tangan kamu. Mau menginap atau memilih  penginapan yang lain, semua adalah hak kamu sebagai pengguna layanan. Saya hanya menyampaikan apa yang saya lihat dan saya alami selama menginap di penginapan budget Surabaya yang satu ini.

  • 3
    Shares

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.

error: Content is protected !!